SMAKAR NEWS: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru SMAN 1 Karangjati tahun ajaran 2026/2027 resmi dilaksanakan mulai tanggal 13 hingga 17 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi salah satu program kerja OSIS dan MPK ini dirancang untuk membekali siswa baru dengan wawasan, karakter, dan keterampilan yang dibutuhkan selama menempuh pendidikan di jenjang SMA.
Upacara pembukaan MPLS berlangsung khidmat di halaman sekolah. Dalam sambutannya, Kepala SMAN 1Karangjati, Zaenal Abidin, M.Pd membacakan amanat dari Menteri Pendidikan yang berisi pesan-pesan penting terkait semangat belajar, pembentukan karakter, dan kesiapan siswa baru menghadapi tantangan pendidikan di era saat ini. Amanat tersebut menjadi penanda resmi dimulainya rangkaian kegiatan MPLS.
Hari Pertama: Penguatan Wawasan dan Karakter
Memasuki hari pertama pelaksanaan, siswa baru langsung disuguhkan materi-materi yang bersifat fundamental sebagai fondasi awal. Materi pertama yang disampaikan adalah Wawasan Wiyata Mandala yang menekankan pentingnya menjaga nama baik dan lingkungan sekolah. Selain itu, disampaikan pula materi keadaban dan keamanan digital guna membekali siswa dalam bersikap bijak di dunia maya. Menutup hari pertama, disampaikan materi bertajuk “Aku Anak Indonesia Hebat, Karakter Kuat” yang bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air, kebanggaan sebagai generasi penerus bangsa, sekaligus membentuk karakter yang tangguh, jujur, dan berintegritas.
Hari Kedua: Kebugaran Fisik, Eksplorasi Diri, dan Pengenalan Organisasi Sekolah
Hari kedua MPLS diisi dengan agenda yang lebih beragam dan aktif secara fisik. Kegiatan diawali dengan kegiatan senam bersama dan pengecekan denyut jantung untuk memantau kondisi kebugaran siswa. Setelah sesi kebugaran siswa mengikuti Latihan Baris-Berbaris (LBB) yang bertujuan melatih kedisiplinan, kekompakan, dan sikap tegas. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi eksplorasi diri dan menggali potensi, di mana siswa diajak mengenali kelebihan, minat, serta bakat yang dimiliki melalui berbagai permainan dan aktivitas reflektif. Di sela kegiatan tersebut, disampaikan pula materi “Sahabat Hebat: Dengar, Peduli, Hargai” yang mengajarkan siswa untuk membangun hubungan pertemanan yang sehat, saling mendengarkan, peduli terhadap sesama, serta menghargai perbedaan di lingkungan sekolah. Hari kedua juga diwarnai dengan sosialisasi OSIS dan MPK kepada siswa baru, memperkenalkan struktur organisasi, program kerja, serta peran kedua organisasi tersebut dalam kehidupan sekolah. Tidak ketinggalan, panitia turut memberikan pengenalan program Double Track, yakni program keterampilan tambahan yang dapat diikuti siswa di luar kurikulum akademik reguler sebagai bekal keterampilan hidup.
Hari Ketiga: Unjuk Aksi Ekstrakurikuler dan Literasi Digital
Memasuki hari ketiga, halaman depan sekolah menjadi panggung demonstrasi aksi dari berbagai ekstrakurikuler, menampilkan kebolehan masing-masing kegiatan kepada siswa baru. Selain hiburan dari unjuk aksi ekstrakurikuler, siswa juga dibekali sejumlah materi edukatif yang sangat penting untuk kehidupan sehari-hari: materi anti judi online (judol), membangun kesiapsiagaan bencana di sekolah, literasi digital, hingga dampak negatif kecanduan game daring sebagai bekal menghadapi tantangan sosial di era digital.
Hari Keempat: Fun Game dan Pengenalan Kurikulum
Suasana MPLS pada hari keempat terasa lebih santai dan ceria dengan digelarnya kegiatan fun game di halaman sekolah. Berbagai permainan kelompok dirancang untuk mempererat kebersamaan antarsiswa baru sekaligus melatih kerja sama tim dengan cara yang menyenangkan. Meski diselingi keceriaan, hari keempat tetap sarat dengan materi-materi penting. Siswa mendapatkan materi pengenalan kurikulum, pembahasan mengenai fenomena sosial dan perilaku remaja, bahaya NAPZA, serta Gerakan Indonesia Asri sebagai upaya menumbuhkan kesadaran akan lingkungan dan gaya hidup sehat.
Hari Kelima: Unjuk Bakat, Pengenalan GTK, dan Penutupan yang Meriah
Sebagai penutup rangkaian MPLS, hari kelima diawali kembali dengan kegiatan senam bersama untuk menjaga kebugaran siswa. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi unjuk bakat, di mana siswa baru diberi kesempatan untuk menampilkan kebolehan mereka di depan teman-teman dan panitia, baik dalam bidang seni, olahraga, maupun bakat unik lainnya. Pada hari terakhir ini, siswa juga mendapatkan pengenalan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang akan mendampingi mereka selama proses belajar mengajar ke depan. Perkenalan ini bertujuan agar siswa lebih mengenal sosok guru maupun tenaga kependidikan yang akan berperan penting dalam perjalanan akademik mereka.
Rangkaian MPLS kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah kepada siswa maupun kelompok yang menunjukkan performa terbaik selama lima hari kegiatan berlangsung, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat mereka. Seluruh rangkaian MPLS akhirnya resmi berakhir melalui upacara penutupan yang turut dihadiri oleh Kepala Sekolah, jajaran guru, serta panitia dari OSIS dan MPK.
Gerakan ASRI: Agenda Rutin Sepanjang MPLS
Di luar rangkaian materi harian, terdapat satu kegiatan yang secara konsisten dilaksanakan setiap hari selama masa MPLS berlangsung. Yaitu Gerakan ASRI yang dilakukan setiap hari sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah, sekaligus menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak dini kepada siswa baru.
Dengan rangkaian kegiatan yang padat dan beragam ini, MPLS SMAN 1 Karangjati 2026 diharapkan mampu membekali siswa baru tidak hanya dengan wawasan akademik, tetapi juga karakter, kedisiplinan, dan kesiapan mental dalam mengawali jenjang pendidikan menengah atas. (Jurnalistik SMAKAR)

